Notification

×
Link Bisnis All Right Reserved - Published By Mahesaweb

Iklan


ADVERTISEMENT

Iklan cv


ADVERTISEMENT

Tag Terpopuler

BPM Kembali Gelar Aksi di Tiga Kantor PLN, Desak Tanggung Jawab Atas Pemadaman Listrik di Kalimantan Barat

7/08/2026 | 22:28 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-08T15:28:44Z




Pontianak,linkbisnis – Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat kembali menggelar aksi demonstrasi di tiga kantor PT PLN (Persero) sebagai bentuk protes terhadap masih sering terjadinya pemadaman listrik di sejumlah wilayah Kalimantan Barat. Aksi tersebut dipimpin langsung Ketua DPP BPM Kalimantan Barat, Gusti Edi, didampingi Ketua DPD BPM Kota Pontianak, Agus Chanigia, serta Ketua DPD BPM Kabupaten Kubu Raya, Sy. Ahmad Yani.


Adapun tiga lokasi yang menjadi sasaran aksi yakni PLN UP2D di Jalan Ismail Marzuki, PLN UP3B di Jalan Karya Baru, dan Kantor PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat. Demonstrasi dilakukan sebagai bentuk desakan agar PLN segera mengambil langkah nyata dalam mengatasi persoalan pemadaman listrik sekaligus memenuhi tanggung jawabnya kepada seluruh konsumen.


Dalam orasinya, Gusti Edi mengatakan masyarakat Kalimantan Barat sudah terlalu lama menghadapi pemadaman listrik yang berdampak pada berbagai sektor kehidupan. Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas rumah tangga, tetapi juga melumpuhkan kegiatan usaha, menghambat pelayanan publik, serta menimbulkan kerugian ekonomi yang tidak sedikit.


"PLN harus hadir memberikan solusi, bukan hanya menyampaikan alasan. Masyarakat adalah konsumen yang telah memenuhi kewajibannya membayar listrik setiap bulan, sehingga berhak mendapatkan pelayanan yang baik, stabil, dan berkualitas," tegas Gusti Edi di hadapan peserta aksi.




Ia menambahkan, BPM mendesak manajemen PLN untuk menyampaikan secara terbuka penyebab terjadinya pemadaman listrik, langkah-langkah perbaikan yang sedang dilakukan, serta target waktu penyelesaian agar masyarakat memperoleh kepastian.


Ketua DPD BPM Kota Pontianak, Agus Chanigia, menyampaikan bahwa keluhan masyarakat terus berdatangan akibat pemadaman listrik yang berulang. Menurutnya, banyak pelaku UMKM mengalami kerugian karena aktivitas usaha terganggu, sementara masyarakat juga harus menghadapi kerusakan peralatan elektronik akibat gangguan listrik.


"Kami meminta PLN lebih mengutamakan kepentingan masyarakat. Jangan sampai persoalan ini terus berulang tanpa solusi yang jelas. Pelayanan publik harus menjadi prioritas utama," ujarnya.


Sementara itu, Ketua DPD BPM Kabupaten Kubu Raya, Sy. Ahmad Yani, menilai PLN perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan di Kalimantan Barat agar gangguan serupa tidak terus terjadi.


"Kami ingin melihat komitmen nyata PLN dalam memperbaiki jaringan, meningkatkan keandalan pasokan listrik, serta memberikan pelayanan yang profesional kepada masyarakat," katanya.

Dalam aksi tersebut, BPM menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain menghentikan pemadaman listrik yang berulang, mempercepat perbaikan infrastruktur kelistrikan, meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, memberikan informasi yang transparan terkait penyebab gangguan listrik, serta bertanggung jawab terhadap kerugian konsumen sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.




BPM juga meminta manajemen PLN,untuk menemui masa  pendemo ruang terbuka ,Aksi demonstrasi berlangsung dengan tertib dan damai di bawah pengawalan aparat keamanan. Setelah menyampaikan aspirasi di tiga kantor PLN tersebut, massa BPM menyerahkan pernyataan sikap kepada perwakilan PLN. BPM menegaskan akan terus mengawal penyelesaian persoalan pemadaman listrik dan tidak menutup kemungkinan menggelar aksi lanjutan apabila tuntutan masyarakat tidak segera ditindaklanjuti.


Pewarta : Sy.yusuf

×
Berita Terbaru Update